Energipos.com/Energisiana/Jurnalisme Warga

shadow

Sri Wahyuni, Pernah Ngamen, Kini Tumpuan Orang Banyak

ENERGIPOS.COM,Bogor Waktu Sri Wahyuni kini super sibuk. Selain mengendalikan perusahaan, Sri juga mengajar, mengelola sanggar belajar bagi anak-anak, ceramah, aktif di asosiasi produsen energi terbarukan serta tempat berlindung sekitar 20 mahasiswa-mahasiswa.

Mereka anak saudara-saudara saya dari kampung, ujar dia. Perempuan yang menghabiskan masa kanak-kanaknya di Waeapo di pulau Buru ini menjadi tujuan dan tumpuan anak-anak muda dari kampung yang melanjutkan menunut ilmu di Bogor. Sri melakukannya semua itu dengan senang. Meski, tuntutan pekerjaan membuatnya seperti tak punya waktu. Sore itu, dia mengurus kepergiannya ke Ternate siang hari besuk. Padahal, pagi harinya dia mengikuti pembukaan pameran di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta.

Tak hanya di dalam negeri, sebagai produsen energi terbarukan Sri aktif di Forum ASEAN Three yang membahas perkembangan biogas dan energi terbarukan. Selain itu juga sering diundang menjadi nara sumber dan mengikuti seminar di berbagai negara. Semuanya itu adalah berkah hasil kerja kerasnya. Saat masih kuliah, Sri yang piawai bermain gitar dan bernyanyi ini pernah mengamen diatas bus. Saya ngamen di atas bus jalur Baranangsiang-Kampung Rambutan, ujarnya.

Itu dilakukan semata-mata untuk menutupi kebutuhan hidup saat kuliah di Bogor. Namun dia mengaku mengamen secara profesional. Maksudnya, bernyanyi dengan baik. Sehingga penumpang yang merasa terhibur senang hati memberikan uang. Untuk menyalurkan hobynya mengamen Sri membangun sebuah studio musik di rumahnya. Saat senggang bersama keluarganya, Sri menyanyi melampiaskan kegembiraan. Barangkali sekaligus mengenang saat di bus kota maupun kumpul bersama teman-temanya saat di Ambon sana.(ris)

Baca Juga